Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Itu Kartu Kredit Syariah dan Keunggulannya

Apa Itu Kartu Kredit Syariah dan Keunggulannya - Kartu kredit adalah salah satu bentuk produk keuangan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi nasabah maupun pihak pemilik reksadana.

Apa Itu Kartu Kredit Syariah dan Keunggulannya
Kartu kredit
merupakan salah satu sarana barter antar bank dan juga media untuk mengirimkan informasi transaksi dan promosi perbankan

Untuk mengakomodir nasabah yang menghindari bunga/riba, beberapa bank juga menawarkan bithaqah al-l’timan atau Kartu Syariah. Seperti namanya, kartu ini dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip yang syari, yang telah diatur dalam fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor 54/DSN-MUI/2006

Akad dalam kartu kredit syariah

Salah satu aturan yang tertuang dalam fatwa DSN-MUI adalah tentang akad. Diketahui bahwa kartu kredit syariah melakukan tiga akad, sebagai berikut:

1. Kafalah

Penerbit kartu kredit syariah bertindak sebagai penjamin atas semua transaksi antara pemegang kartu dengan merchant, dan/atau penarikan tunai dari ATM yang bukan milik bank penerbit. Karena itu, bank dapat menerima kompensasi.

2. Qardh

Penerbit kartu kredit syariah adalah pemberi pinjaman yang memberikan fasilitas penarikan tunai kepada pemegang kartu kredit dari bank atau bank penerbit ATM.

3. Ijarah

Penerbit kartu kredit syariah adalah penyedia layanan sistem pembayaran dan layanan bagi pemegang kartu. Sesuai dengan itu, pemegang kartu dikenakan biaya keanggotaan.

Keuntungan menggunakan kartu kredit syariah

Kesepakatan inilah yang membuat kartu kredit syariah bebas bunga. Dengan itu, nasabah/pelanggannya terlindungi dari riba.

Selain itu, biaya kartu kredit lebih murah dibandingkan dengan suku bunga yang digunakan pada kartu kredit konvensional. Sedangkan jika suatu hari Anda melewatkan pembayaran, Anda akan dikenakan biaya yang akan dialokasikan kembali ke dana sosial.

Dengan kata lain, tidak menguntungkan bank yang mengeluarkan kartu tersebut.

Di Indonesia, bank pertama yang menerbitkan kartu kredit syariah adalah Bank Danamon, dengan Dirham Card-nya. Langkah rintisan ini kemudian memacu bank lain untuk menawarkan produk serupa.

Berikut beberapa bank yang menerbitkan kartu kredit syariah:

1. CIMB Niaga Syariah

CIMB Niaga Syariah memiliki kartu kredit syariah dengan nama CIMB Niaga MasterCard Syariah Gold. Pemegang kartu dibebaskan dari pembayaran biaya tahunan (untuk kartu kredit utama).

Sedangkan biaya yang dikenakan mulai dari Rp178.750 untuk limit terkecil yaitu Rp3 juta. Informasi lebih lengkapnya dapat diakses melalui tautan berikut: https://www.cimbniaga.co.id/id/syariah-personal/kartu-syariah/syariah-gold

2. Bank BSI

Bank Syariah Indonesia telah merilis kartu kredit dengan nama BSI Hasanah Card Classic. Untuk limit Rp4 juta, biaya bulanannya Rp80 ribu. Sedangkan limit Rp6 juta, biaya layanan perbankan bulanan yang akan dikenakan Rp120 ribu.

Bank BSI membebankan biaya tahunan kepada nasabahnya untuk kartu utama, yaitu Rp120.000. Kartu tambahan dikenakan biaya sebesar Rp60.000.

Pembayaran minimum adalah 10 persen dari tagihan bulanan Anda atau Rp100.000 (jumlah yang lebih besar) ditambah cicilan tetap dan over limit (jika berlaku). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi link di bawah ini: https://www.bankbsi.co.id/produk&layanan/kartu/1617255351bsi-hasanah-card-classic